Blog

Assembly Budaya 2019 SMP Islam Sabilillah Malang

SURYAMALANG.COM,LOWOKWARU – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Sabilillah Malang mengadakan acara Assembly Budaya 2019 dengan tema “Budayaku Kebanggaanku”.

Acara tersebut diadakan di SMP Islam Sabilillah jalan Terusan Ikan Piranha Atas nomer 135 Kecamatan Lowokwaru,Kota Malang,Sabtu (23/11/2019).

Assembly Budaya 2019 tersebut merupakan acara tahunan yang diadakan SMP Islam Sabilillah Malang, tahun ini mereka mengambil tema “Budayaku Kebanggaanku”.

“Karena budaya sudah pengaruhnya luar biasa dari luar melalui TV, media massa, untuk pengenalan budayanya sendiri mereka kalah, sehingga kita munculkan acara ini dengan harapan mereka paham dengan budaya yang ada di dekat mereka,” ujar Arif Panduwinata SPd waka kesiswaan dan Humas SMP Islam Sabilillah Malang.

Terdapat 2 fokus budaya dalam acara ini, yaitu budaya yang berkaitan dengan suku di Indonesia dan juga budaya yang berkaitan dengan Candi.

Suku yang di tampilkan dalam acara ini adalah suku Toraja,Bali,Asmat,Dayak.

 

Sedangkan untuk Candinya dikhususkan untuk candi Yang berada di Sekitar Malang, yaitu Candi Singosari,Badut,Sumberawan, Jago,dan candi Kidal.

Ada 3 point penting Yang harus ada dalam Assembly Budaya 2019 ini Menurut Arif, yang pertama adalah adanya stan.

Stan yang dimaksud adalah stan yang dapat menyerupai rumah adat dari suku-suku tersebut dan juga stan yang dapat merepresentasikan candi yang ada disekitar Malang tersebut.

Kedua adalah menampilkan kreatifitas seni, semisal dari Suku Bali, maka mereka harus bisa menampilkan tarian Kecak khas Bali.

Terkahir adalah budaya yang ada di masing-masing suku dan candi tersebut, misalnya makanan dan minuman khas,senjata adat,busana adat,hingga miniatur dari rumah adat atau candi tersebut.

Untuk kelas 7 sendiri bertugas untuk merepresentasikan budaya yang berkaitan dengan candi, sedangkan untuk kelas 8 akan menampilkan tentang suku adat.

Acara ini terbuka untuk umum, dilaksanakan di lapangan SMP Islam Sabilillah, terlihat banyak siswa yang memakai busana adat,guru dan orang tua juga tak mau kalah, mereka juga memakai busana adat.

Terlihat antusias siswa Yang mengikuti kegiatan ini memang sangat luar biasa, hal itu terlihat dari stan-stan Yang mereka dirikan yang memang mempunyai kemiripan dengan rumah adat atau candi yang telah ditentukan.

“Luar biasa antusiasnya, ini aja anak-anak dan siswa yang membuat stan ini kemarin sampai ada yang jam 4 pagi,”terang Arif.

Arif juga mengatakan bahwa acara ini diharapkan dapat menambah rasa cinta anak-anak kepada budaya Indonesia.

“semangat nasionalismenya cinta budayanya tetap ada sehingga tidak kalah dengan budaya luar,” paparnya. (Bella Ayu Kurnia Putri/BA)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Assembly Budaya 2019 di SMP Islam Sabilillah Malang, Perkenalkan Siswa pada Budaya Lokal, https://suryamalang.tribunnews.com/2019/11/23/assembly-budaya-2019-di-smp-islam-sabilillah-malang-perkenalkan-siswa-pada-budaya-lokal?page=2.
Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: Dyan Rekohadi

No Comments Yet


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *