Blog

Persiapkan Lingkungan Sehat, Siswa Tanam Pohon Buah dalam Pot

Malang- Aksi Siswa Smp Islam Sabilillah Malang melakukan penananaman buah dalam pot (tabulampot) secara serentak (27/10/17). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu pelaksanaan program sekolah Gerakan Sekolah Bersih (GESBY) yang menjadi rutinitas. Namun, pada kesempatan kali ini sekolah memfokuskan pada tabulampot. Pada kegiatan ini sebagai salah satu bentuk usaha sekolah dalam menciptakan lingkungan sehat. Selain itu juga sebagai ajang  untuk memperingati Peringatan Sumpah Pemuda yang mana sekolah ingin menerapkan kegiatan positif yang tidak melulu fokus pada budaya yang dimiliki Indonesia. Meskipun begitu tidak mengurangi jiwa patriotisme pada Siswa Smp islam Sabilillah Malang .

Dengan tema One Student One Tabulampot pada kegiatan ini, setiap siswa kelas 7 dan 8 wajib menanam satu pohon buah dengan berbagai jenis yang sebelumnya sudah diundi. Kegiatan  penanaman  ini selain sebagai ajang untuk mencintai lingkungan, juga sekaligus untuk menumbuhkan karakter siswa yang mana pada dasarnya sekolah Sabilillah memilki 9 Cinta, salah satunya cinta lingkungan. Dari aksi tabulampot, siswa diharapkan memiliki rasa tanggung jawab dan dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat. Pada dasarnya lingkungan yang memiliki jutaan tanaman akan mampu membentuk lingkungan yang sehat. Karena, pada proses kali ini yang dilakukan mulai dari memilih bibit tanaman, melakukan penanaman, memberikan pupuk, menyiram dan merawatnya. Dalam hal ini setiap kelas telah dibentuk petugas piket sesuai dengan kelompok masing-masing. sehingga dalam proses pemeliharaan tanaman tidak sampai luput. “Ini bukanlah hal yang mudah, butuh ketelatenan dan keterampilan,” ungkap Idi Rathomy Baisa, M.Pd, Kepala SMP Islam Sabilillah Malang.

Pada serangkaian kegiatan pembukaan dan peresmian penanaman buah dalam pot ini, secara simbolis dilakukan penanaman jambu diamond  Idi Rathomy selaku kepala SMP Islam Sabilillah Malang, Joni Setyawan selaku wakil manager iklan Radar malang, dan drg. Ismawarni selaku ketua Majelis Orang Tua Siswa. Keludian disusul secara serentak siswa kelas 7 dan 8 melakukan proses penanaman, mulai dari memasukkan sabut kelapa terlebih dahulu, memberikan tanah yang sudah tercampur dengan sekam dan pupuk kandang yang sebelumnya sudah melalui proses pencampuran, diakhiri dengan menaruh bibit ke dalam pot. Bukan hanya itu, dari rangkaian acara hari ini, para wali murid juga melakukan penanaman tanaman toga. Kegiatan ini, sekaligus menunjang event Green School Festival (GSF).

Ada sekitar 307 bibit tanaman buah yang siap ditanam. Diantaranya, rambutan, kelengkeng kristal, nangka, durian, jambu kristal merah, sawo putih, mangga kelapa, jambu air king rose, dan mangga apel. Selain itu, juga ada sekitar 10 tanaman langka, seperti matoa, gandaria selima putih, gowok, mundu, juwet, rukem, dan lain-lain.

No Comments Yet


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE