Blog

SENANDUNG NADA DAN DOA UNTUK LOMBOK

Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) melakukan aksi penggalangan dana sosial di lingkungan sekolah untuk membantu saudara kita yang terkena bencana gempa bumi di Lombok. Kegiatan ini akan berlangsung selama 1 minggu, yaitu di lingkungan Sabilillah Kampus 1 maupun Sabilillah Kampus 2.

Tim penggalang dana (OSIS) berkeliling untuk meminta sumbangan pada semua siswa di sekolah. Semangat siswa untuk beramal sosial didukung oleh bapak/ibu guru. Bahwa kegiatan ini sangat penting untuk pendidikan karakter siswa. Siswa harus punya rasa peduli terhadap orang lain, karena sejatinya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup secara individu. Bapak/guru juga beramal dengan harapan dapat memberikan pembelajaran pada siswa, yaitu peduli pada sesama.

Kegiatan ini berbeda dengan penggalang dana pada umumnya,
Siswa menyalurkan talentanya dengan menampilkan musik, membaca puisi, dilanjutkan dengan persembahan lagu Ibu Pertiwi. Sembari memberikan uang amal, orang tua dan siswa dapat menikmati penampilan musik yang disajikan oleh Tim musik.
Melalui talenta, siswa berbagi aksi nyata dari karakter cinta sesama siswa SMP Islam Sabilillah Malang

“Kegiatan penggalangan dana ini sangat luar biasa, karena, ide penggagas langsung dari pengurus OSIS. Pelaksana juga pengurus OSIS, yang membantu di lapangan.
Sehingga, atmosfer kegiatan penggalangan dana benar-benar terasa sebagai kegiatan siswa. Diinisiasi oleh OSIS dan dilaksanakan oleh OSIS juga.” Tutur Pak Awwat, selaku pembina OSIS.

Siswa SMP Islam Sabilillah Malang tidak mau diam dengan adanya gempa yang terjadi di Lombok.  Mereka rela, mengeluarkan uang jajannya demi membantu saudara yang tertimpa bencana.
“Bisa jadi, saudara kita yang di lombok tidak bisa mendapatkan makanan walau sebutir nasi, tapi Alhamdulillah kita masih bisa makan dan tidur dengan tenang, jadi saya sangat ikhlas mengalihkan uang jajan untuk disumbangkan untuk Lombok.” Kata Salma, salah satu siswa SMP Islam Sabilillah Malang.

“Memang, kita tidak boleh tutup mata dan telinga, harus punya rasa peduli dan empati pada saudara yang mendapatkan bencana. Kita juga harus lebih banyak bersyukur karena diberikan nikmat yang luar biasa.” Imbuh salah satu guru SMP Islam Sabilillah Malang.

Selain berlangsung saat jam istirahat, aksi ini juga dilakukan saat pulang sekolah, dimana banyak orang tua yang menjemput siswa, itu menjadi kesempatan bagi Tim penggalang dana untuk meminta sumbangan pada orang tua.

“Penggalangan dana yang dilakukan untuk peduli lombok sangat bermanfaat sekali, karena selain sebagai rasa peduli kita, juga mengajak seluruhnya untuk memiliki rasa empati dan sadar bahwa sebenarnya banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membantu orang lain seperti memberi sumbangan walaupun dengan nominal yang tidak begitu besar, namun selama nominal yang kita donasikan itu memberinya dengan ikhlas maka insyaAllah akan lebih barokah dan bermanfaat,

Tutur Aflach, salah satu Tim Penggalang dana.
Kegiatan ini sejalan dengan karakter siswa Sabilillah, dimana Sabilillah mempunyai 8 cinta, salah satunya adalah cinta terhadap sesama. Hal ini yang sering disampaikan oleh Kepala Sekolah, Bapak Idi Rathomy Baisa, S.Pd., M.Pd agar karakter itu bisa tertanam betul di hati siswa yang terdalam. (Fitria)

No Comments Yet


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *